Detail Cantuman Kembali
KAJIAN ILMIAH UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN Laportea sp. MENGGUNAKAN METODE Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI
Laportea sp. Memiliki kandungan metabolit sekunder yang beragam antara lain alkoloid, tanin, saponin, dan flavonoid. Kandungan sekunder tersebut mempunyai aktivitas farmakologi sebagai antikanker, antioksidan, anti mikroba, antiinflamasi dan antelmintik . Untuk membuktikan aktivitas anti kanker dapat dilakukan suatu studi salah satunya adalah uji sitotoksik. Tujuan kajian adalah untuk mengetahui efek toksisitas akut. Uji Toksisitas akut merupakan salah satu uji praklinik yang sedang diuji sebanyak satu kali atau beberapa kali dalam jangka waktu beberapa jam. Metode yang digunakan adalah Brine Shrimpt Lethality Test (BSLT). Laportea aestuans (Gaud) Memiliki nilai LC50 1330,8660 ppm, Laportea interrupta (L.) Chew memiliki nilai LC50 93,33 ppm, Laportea aestuans (Gaud) memiliki nilai LC50 367,1896 ppm, Laportea aestuans (Linn.) Chew memiliki nilai LC50 285 ppm, dan Laportea crenulata memiliki nilai LC50 104 ppm. LC50 < 1000 ppm dapat dikatakan memiliki sifat toksik. Penggunaan pada antikanker dapat dilakukan oleh Laportea sp. Karena memiliki sifat toksik. Perbedaan pengaruh nilai LC50 karena perbedaan proses ekstraksi, konsentrasi dan pelarut yang digunakan
SUMADWIPA, MUHAMMAD ADAM RAHMAT - Personal Name
6B.S-Far Sum k 75-20
6B.S-Far Sum k 75-20
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2020
Surabaya
xvii, 39p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







